Awal Sholat Tarawih Dan Puasa
Pada awal Agustus, kebanyakan orang bilang bahwa bulan yang ditunggu – tunggu atau bulan yang penuh berkah telah datang. Pada bulan inilah kewajiban orang islam untuk melakukan ibadah puasa. Hari pertama bulan puasa datang, saya dan keluarga saya menyambutnya dengan cara pergi ke musholla untuk melaksanakan sholat tarawih yang untuk pertama di awal bulan puasa.
Berbondong – bondong para keluarga pergi bersama-sama ke musholla. Di dalam musholla barisan sholat sudah mulai tertata, yang mulai penuh karna diisi oleh jama’ah sholat tarawih. Dengan kebiasaan yang ada di dalam musholla jika kita semua sudah selesai melaksanakan sholat tarawih ada pembacaan niat puasa secara bersama dan pembagian kue.
Sepulang dari sholat tarawih biasanya saya sekeluarga menonton, televisi bersama hingga larut malam. Keesokan harinya kami sekeluarga bangun sebelum subuh untuk melakukan sahur bersama. Terkadang terdengar orang yang beramai-ramai mengumandangkan sorakan untuk mengingatkan orang-orang agar melakukan sahur. Selain itu terdengar juga suara anak-anak kecil yang membaca Al-Quran di masjid.
Pada saat melaksanakan sahur saya dan keluarga berkumpul di ruang makan. Tak lama melaksanakan sahur kami pun menyudahi sahur karna waktu pun hampir menunjukkan imsak. Sambil kami menunggu waktu sholat subuh kami menonton televisi, karna acara di televisi pada bulan Ramadhan lumayan menghibur. Dan mulai terdengar adzan yang berkumandang sholat subuh. Kami pun bergegas untuk pergi ke musholla bersama untuk melaksanakan sholat subuh berjama’ah.
Di dalam musholla sudah mulai berkumpul para jama’ah sholat subuh. Sesudah kami sholat subuh berjama’ah kami kembali pulang. Sesampai di rumah saya langsung menuju kamar karena rasa ngantuk mulai ada. Dan lagi pula di pagi hari saya harus tetap ke sekolah. Itulah kegiatan yang biasa saya lakukan pada bulan puasa. Dan bagi kebanyakan orang bulan puasa adalah bulan yang menyenangkan.
Artikel di kirim oleh : Intan Nike Wardani ( Juara Pertama Karya Tulis Tingkat SMA Harapan Mulia)
Komentar